Paus Fransiskus Bilang Mungkin Tak Bisa Bertahan, Garda Swiss Gelar Latihan Upacara Pemakaman

Anton Suhartono
Garda Swiss dilaporkan telah melakukan latihan upacara pemakaman terkait kondisi Paus Fransiskus (Foto: AP)

"Tes laboratorium, rontgen dada, dan kondisi klinis Bapa Suci menunjukkan gambaran yang kompleks," bunyi pernyataan Vatikan. 

Selain itu petugas medis menjelaskan, Paus menderita infeksi saluran pernapasan polimikroba. Campuran virus, bakteri, dan kemungkinan organisme lain telah berkoloni di saluran pernapasan menyebabkan pneumonia ganda. Infeksi tersebut menjadi perhatian khusus karena Paus telah menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-parunya beberapa tahun lalu.

Dua orang dekat mengatakan kepada portal berita Amerika Serikat Politico, mereka dibisiki oleh Paus mungkin tidak akan bisa bertahan kali ini.

Paus pernah mengatakan telah mempersiapkan makam, namun lokasinya tidak di dalam Vatikan, melainkan negara lain. Dia juga sudah menyiapkan peti mati. Ini berbeda dengan tradisi Vatikan bahwa seorang pemimpin Katolik dunia akan dimakamkan di tempat khusus, juga menggunakan peti khusus.

Kondisi Paus Membaik

Sementara itu Pemerintah Vatikan pada Kamis (20/2/2025) melaporkan, kondisi Paus Fransiskus sedikit membaik berdasarkan beberapa parameter.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teknologi Air Purifier Dikembangkan Bisa Cegah Risiko Pneumonia pada Anak

57 tahun lalu

BNI Rampungkan Pengembalian Uang Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara

57 tahun lalu

Dirut BNI: Dana Rp28 Miliar Gereja Katolik Aek Nabara Dikembalikan Besok, Full

57 tahun lalu

BNI Janji Selesaikan Pengembalian Dana Gereja Aek Nabara Rp28 Miliar dalam Sepekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal