Pascapembunuhan 3 Jemaat di Nice, Pemuda Muslim Prancis Inisiatif Jaga Keamanan Gereja

Arif Budiwinarto
Para pemuda Muslim Prancis berjaga di depan Gereja Katedral Saint-Fulcran di Lodeve, selatan Prancis. Mereka berinisiatif melakukannya pascapembunuhan 3 jemaat di gereja di Nice pekan lalu. (foto: AP)

Dalam sebulan terakhir Prancis diguncang sejumlah aksi terorisme, mulai dari pembunuhan seorang guru setelah membicaraan kartun Nabi Muhammad, kemudian penikaman tiga jemaat di gereja Nice, serta penembakan pendeta dari jarak dekat di Lyon.

Dalam pandangan Elyazid, insiden-insiden tersebut sama sekali bukanlah wajah Islam yang sebenarnya melaikan gerakan teror yang mengatasnamakan Islam.

"Muslim Prancis menghadapi stigmatisasi baru, meskipun kami tidak ada hubungannya dengan itu," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
16 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
17 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal