Pascapembunuhan 3 Jemaat di Nice, Pemuda Muslim Prancis Inisiatif Jaga Keamanan Gereja

Arif Budiwinarto
Para pemuda Muslim Prancis berjaga di depan Gereja Katedral Saint-Fulcran di Lodeve, selatan Prancis. Mereka berinisiatif melakukannya pascapembunuhan 3 jemaat di gereja di Nice pekan lalu. (foto: AP)

LODEVE, iNews.id - Insiden pembunuhan jemaat di gereja di kota Nice menggugah sekelompok pemuda Muslim di Prancis melakukan tindakan mulia. Mereka bergantian menjaga gereja katedral sebagai bentuk toleransi umat beragama.

Aksi tersebut digagas pemuda Muslim bernama Elyazid Benferhat bersama seorang temannya. Dia kemudian menggerakan pemuda lainnya dari komunitas Muslim di kota Nice untuk berjaga di depan gereja di selatan kota Lodeve selama libur All Saints.

Secara simbolis, Elyazid ingin menunjukkan bahwa Muslim juga dapat menjunjung tinggi solidaritas dan saling melindungi pemeluk agama lain.

Dapat respons positif dari pastor gereja

Inisiatif Elyazid dan pemuda Muslim kota Nice mendapat respons positif dari pastor paroki gereja yang dibangun pada abad ke-13.

"Tindakan ini memberi harapan (perdamaian umat beragama) di saat kekacauan," ujar pastor dikutip dari Arab News, Sabtu (7/11/2020).

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal