RIYADH, iNews.id – Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS), mengalihkan empat persen dari saham Saudi Aramco ke Dana Investasi Publik (PIF). Hal itu diungkapkan oleh pemerintah setempat, Minggu (13/2/2022).
PIF adalah lembaga penampung dana abadi milik Kerajaan Arab Saudi. MBS mengatakan, negara tetap menjadi pemegang saham terbesar di Saudi Aramco setelah proses transfer saham tersebut, karena mempertahankan lebih dari 94 persen saham perusahaan itu.
Saham 4 persen itu bernilai hampir 80 miliar dolar AS (Rp1.147,5 triliun), berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan.
Dalam pernyataan resminya, MBS mengatakan, pengalihan saham itu akan membantu meningkatkan aset yang dikelola PIF, yang ditargetkan tumbuh menjadi sekitar 4 triliun riyal (1,07 triliun dolar AS) pada akhir 2025.
Sementara Saudi Aramco menyatakan, transfer saham itu adalah transaksi pribadi antara pemerintah dan dana abadi negara. “Perusahaan bukan pihak dalam transfer dan tidak membuat perjanjian atau membayar atau menerima hasil apa pun dari transfer itu,” kata perusahaan itu.