Pangeran Saudi MBS Kunjungi Negara-Negara Teluk, Bahas Nuklir Iran?

Anton Suhartono
Mohammed bin Salman (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) memulai tur ke negara-negara Teluk, Senin (6/12/2021). Kunjungannya itu berlangsung menjelang KTT Arab bulan ini.

Stasiun televisi Saudi Al Arabiya melaporkan, MBS akan mengunjungi Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, dan Kuwait. 

Hal yang menarik, ini akan menjadi kunjungan pertama MBS ke Qatar sejak Arab Saudi memulihkan hubungan dengan tetangganya tersebut pada pertengahan 2017. Saudi dan beberapa negara sekutunya, termasuk Mesir, memberlakukan embargo kepada Qatar sampai mereka memulihkan hubungan pada Januari lalu.

Pemicunya, Qatar dituduh mendukung organisasi Ikhwanul Muslimin yang masuk dalam daftar kelompok teroris.

Sementara itu KTT Arab akan digelar di Riyadh, pada pertengahan Desember. Diperkirakan ada beberapa agenda yang dibahas, salah satunya ancaman dari musuh lama Iran, terutama soal kemungkinan negara itu membuat senjata nuklir. Ini juga yang diperkirakan akan menjadi bahasan MBS saat kunjungan ke negara-negara Teluk, terutama UEA.

Pembicaraan kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara Barat jalan di tempat, jika tak bisa dibilang mengalami kemunduran. Dalam putaran terakhir pembicaraan di Wina, Austria, pekan lalu, negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, mempertanyakan tekad Iran untuk menyelamatkan perjanjian JCPOA yang diteken pada 2015 itu. AS sebagai sabagai salah satu negara yang ikut meneken JCPOA mundur pada 2018 atau di masa pemerintahan Donald Trump disertai dengan memberlakukan sanksi baru yang memukul telak perekonomian Iran.

Di sisil lain, Iran tak mau kalah, melanggar kesepakatan JCPOA dengan terus meningkatkan pengayaan uranium sejak 2019 meski belum sampai pada tingkatan untuk menghasilkan senjata nuklir. Langkah Iran ini dianggap sebagai ancaman di kawasan Teluk. Namum Iran membantah akan membuat senjata dengan alasan nuklirnya digunakan untuk kepentingan damai, seperti memenuhi kebutuhan energi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
9 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
14 jam lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Internasional
1 hari lalu

Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal