Koalisi pemerintahannya, yang memiliki basis pemilih yang besar di pemukiman, mencakup banyak anggota yang menginginkan Israel untuk mencaplok Tepi Barat. Wilayah itu disebut dirampas dalam perang Timur Tengah 1967 dan diklaim Israel memiliki ikatan alkitabiah dan historis.
Stasiun televisi Israel, KAN, melaporkan proposal penguasaan Tepi Barat diajukan oleh para pejabat radikal sayap kanan Israel, yakni Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Kehakiman Yariv Levin, dan Menteri Pertahanan Israel Katz.
"Kita melanjutkan revolusi pemukiman untuk mengendalikan semua tanah kita," kata Smotrich.
Sementara itu, lembaga pengawas pemukiman Israel, Peace Now mengatakan, langkah tersebut dapat menyebabkan pengusiran warga Palestina dari hingga setengah wilayah Tepi Barat.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menolak aneksasi Tepi Barat oleh Israel, tetapi pemerintahannya tidak berupaya untuk mengekang percepatan pembangunan pemukiman Israel.