Nigeria Bantah Trump soal Pembunuhan Umat Kristen

Anton Suhartono
Nigeria membantah tuduhan Presiden AS Donald Trump soal pembunuhan massal terhadap umat Kristen di negaranya (Foto: AP)

Dia membenarkan kelompok-kelompok militan melakukan pembunuhan, namun targetnya acak, tidak mengincar umat suatu agama tertentu. 

"Umat Muslim juga dibunuh. Penganut agama ​​tradisional juga dibunuh. Mayoritas bukan umat Kristen,” ujarnya.

Ebienfa menegaskan, Nigeria siap bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk memerangi kelompok-kelompok ini, namun tidak akan menoleransi pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.

Dia juga membantah pemerintah Nigeria membiarkan pembunuhan tersebut terjadi.

"Pembunuhan warga Nigeria mana pun, di bagian mana pun di negara ini, merupakan kehilangan bagi pemerintah. Pelaku pembunuhan ini adalah kelompok teroris Boko Haram dan kelompok-kelompok lain yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan ISIS yang terus-menerus memperparah krisis," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
10 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
12 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
13 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
16 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal