Nigeria Bantah Trump soal Pembunuhan Umat Kristen

Anton Suhartono
Nigeria membantah tuduhan Presiden AS Donald Trump soal pembunuhan massal terhadap umat Kristen di negaranya (Foto: AP)

ABUJA, iNews.id - Nigeria membantah tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal pembunuhan terhadap umat Kristen di negaranya. Para pejabat negara Afrika tersebut menegaskan, kelompok-kelompok militan yang terkait dengan Al Qaeda, termasuk Boko Haram, menargetkan semua agama, termasuk Muslim.

Pemerintah akan menyambut baik jika AS memberikan bantuan untuk memerangi kelompok-kelompok bersenjata itu, namun dengan syarat tidak melanggar integritas teritorial Nigeria.

Trump pada Minggu (2/11/2025) menegaskan kembali ancamannya dengan mengatakan sedang mempertimbangkan berbagai opsi militer di Nigeria. Dia mempertimbangkan untuk mengirim pasukan AS ke Nigeria atau melakukan serangan udara.

"Bisa jadi, maksud saya, banyak hal, saya membayangkan banyak hal," ujarnya, seraya menyebut kelompok militan membunuh umat Kristen dalam jumlah besar.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Nigeria Kimiebi Imomotimi Ebienfa membantah klaim Trump tentang penargetan dan pembunuhan massal umat Kristen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal