Ngeri, Ukraina Disebut Bisa Dapatkan Rudal Jarak Jauh yang Dipersenjatai Bom Curah AS

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bom curah atau bom klaster yang dipasok Amerika Serikat ke Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Menurut keempat pejabat AS kepada media tersebut, keputusan untuk mengirimkan ATACMS atau GMLRS, atau keduanya, belum final dan masih bisa gagal. Pemerintahan Biden selama berbulan-bulan memang bekerja keras untuk mengambil keputusan mengenai ATACMS. Sebab, Washington DC juga khawatir pengiriman senjata semacam itu akan dianggap sebagai langkah yang terlalu agresif terhadap Rusia.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan, dia dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah membahas rencana Amerika menyediakan rudal jarak jauh untuk Kiev. Dia mengharapkan keputusan yang positif soal itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal