Ngeri, Ukraina Disebut Bisa Dapatkan Rudal Jarak Jauh yang Dipersenjatai Bom Curah AS

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bom curah atau bom klaster yang dipasok Amerika Serikat ke Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Ketika upaya Ukraina melawan pasukan Rusia menunjukkan tanda-tanda kemajuan, Pemerintah AS ingin meningkatkan kekuatan militer Ukraina pada saat yang penting, menurut dua sumber AS.

Gedung Putih menolak mengomentari laporan Reuters itu.

Menurut keempat pejabat AS kepada media tersebut, keputusan untuk mengirimkan ATACMS atau GMLRS, atau keduanya, belum final dan masih bisa gagal. Pemerintahan Biden selama berbulan-bulan memang bekerja keras untuk mengambil keputusan mengenai ATACMS. Sebab, Washington DC juga khawatir pengiriman senjata semacam itu akan dianggap sebagai langkah yang terlalu agresif terhadap Rusia.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan, dia dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken telah membahas rencana Amerika menyediakan rudal jarak jauh untuk Kiev. Dia mengharapkan keputusan yang positif soal itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal