Araghchi menambahkan dampak radioaktif dari kehancuran PLTN Bushehr akan mengakhiri kehidupan di kota-kota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).
Sebelumnya, AEOI melaporkan tiga serangan terhadap PLTN Bushehr berlangsung pada 17, 24, dan 27 Maret. Iran juga mencatat dua serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz pada 1 dan 21 Maret serta serangan terhadap fasilitas air berat di Khondab pada 27 Maret.
Selain itu AS-Israel juga menyerang pabrik produksi konsentrat uranium di Ardakan.