Kronologi kejadian mengerikan tersebut berawal saat Ortiz spontan melompat ke Sungai Canas dari jembatan dan berenang. Jembatan sengaja ditutup untuk pemancing karena keberadaan buaya. Teman dan sepupu Ortiz sebelumnya sudah mengingatkan dia untuk tidak melompat ke sungai yang dipenuhi buaya.
Ibu Ortiz, Maria Guiselle Ortiz kepada media lokal mengatakan, sangat terpukul dengan kematian putranya. Apalagi, sepupunya juga diserang dan dibunuh seekor buaya di sungai yang sama 15 tahun lalu. Lokasinya hanya beberapa meter dari tempat Chucho meninggal.
"Saya harus menerima kenyataan ini. Ini keputusan yang buruk, dia seharusnya tidak melompat ke sungai," kata Guiselle Ortiz.
Chucho adalah pesepak bola terkenal di daerah setempat dan pemain kunci di klub Deportivo Rio Canas yang berlokasi di Carrillo. Kematian Ortiz juga membawa duka mendalam bagi klub bolanya.
"Dengan duka yang mendalam, kami umumkan kematian pemain kami Jesus Lopez Ortiz (Chucho). Semoga Tuhan berkenan. Beristirahatlah dalam damai Chucho, kami turut merasakan duka mendalam bersama semua keluargamu," kata tim itu dalam pernyataan di Facebook.