Negara Barat Mulai Berani Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Begini Tanggapan Kremlin

umaya
Ukraina meminta Jerman untuk memasoknya dengan rudal jelajah Taurus. (Foto: Reuters)

Moskow telah memperjelas pihaknya melihat senjata yang dipasok oleh Barat sebagai target yang sah dalam operasi militer khusus di Ukraina. Sementara Ukraina mengaku membutuhkan lebih banyak senjata, termasuk rudal jarak jauh, untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia dan merebut kembali wilayah yang didudukinya.

Sebaliknya, Peskov juga menegaskan kembali bahwa Rusia akan melanjutkan operasinya di Ukraina sampai 'pekerjaan selesai'.

"Tidak ada alternatif," katanya.

Moskow mengatakan mereka harus bertindak di Ukraina untuk melindungi keamanannya sendiri. Rusia juga mengaku akan melawan apa yang dikatakannya sebagai sikap Barat yang bermusuhan dan agresif dalam penghancuran negara itu.

Sementara Kiev dan sekutu Baratnya mengatakan Rusia mengobarkan perang agresi tanpa alasan dan perampasan tanah di Ukraina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
1 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
2 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Buletin
2 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal