Negara Barat Mulai Berani Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Begini Tanggapan Kremlin

umaya
Ukraina meminta Jerman untuk memasoknya dengan rudal jelajah Taurus. (Foto: Reuters)

Moskow telah memperjelas pihaknya melihat senjata yang dipasok oleh Barat sebagai target yang sah dalam operasi militer khusus di Ukraina. Sementara Ukraina mengaku membutuhkan lebih banyak senjata, termasuk rudal jarak jauh, untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia dan merebut kembali wilayah yang didudukinya.

Sebaliknya, Peskov juga menegaskan kembali bahwa Rusia akan melanjutkan operasinya di Ukraina sampai 'pekerjaan selesai'.

"Tidak ada alternatif," katanya.

Moskow mengatakan mereka harus bertindak di Ukraina untuk melindungi keamanannya sendiri. Rusia juga mengaku akan melawan apa yang dikatakannya sebagai sikap Barat yang bermusuhan dan agresif dalam penghancuran negara itu.

Sementara Kiev dan sekutu Baratnya mengatakan Rusia mengobarkan perang agresi tanpa alasan dan perampasan tanah di Ukraina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
4 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal