Nama Mantan Presiden AS Disingkirkan dari Kampus Kenamaan Ini terkait Rasisme

Anton Suhartono
Universitas Princeton mengubah nama sekolah kebijakan publik dan asrama mahasiswa dari sebelumnya mengabadikan nama mantan presiden Woodrow Wilson (Foto: AFP)

Namun presiden AS ke-28 itu juga mendukung kebijakan rasis, salah satunya memisahkan kelompok berdasarkan ras di lembaga-lembaga federal. Padahal puluhan tahun sebelumnya mereka sudah disatukan dalam pekerjaan.

"Dia tidak hanya menyetujui, tapi menambahkan praktik rasisme yang gigih di negara ini, praktik yang terus membahayakan sampai hari ini," kata Eisgruber.

Sebagai kelanjutanannya, sekolah kebijakan publik dan hubungan internasional Princeton akan berada di bawah Univesitas New Jersey. Sementara itu asrama kampus diubah menjadi First College.

Isu rasisme di AS mengemuka sejak pembunuhan pria kulit hitam George Floyd oleh polisi Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Gelombang demonstrasi Black Lives Matter pun mengincar simbol-simbol tokoh yang dianggap sebagai penggerak rasisme, termasuk mantan presiden AS.

Beberapa patung yang menjadi sasaaran demonstran di antaranya Andrew Jackson dan Theodore Roosevelt.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Asusila di Kampus Kawasan Depok, Mahasiswa Desak Rektorat Sanksi DO Pelaku

57 tahun lalu

Heboh Wacana Penutupan Prodi, Kemendiktisaintek: Itu Opsi Terakhir

57 tahun lalu

Dugaan Rasisme di EPA U-20, Erick Thohir Beri Peringatan Keras: Tak Ada Toleransi!

57 tahun lalu

Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI Minta Terapkan Kurikulum Berbasis Akhlak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal