Myanmar Murka Tak Diajak Pertemuan: Satu Kursi Kosong Tak Bisa Disebut KTT ASEAN

Anton Suhartono
Myanmar mengecam keputusan ASEAN yang tak mengikutkan negara itu dalam pertemuan (Foto: Reuters)

“Jika kursi yang mewakili suatu negara kosong, maka itu tidak boleh disebut sebagai KTT ASEAN. Apa yang mereka inginkan adalah agar kita bertemu dan berbicara dengan para teroris," kata Zaw Min Tun, seraya menegaskan pemerintahannya sedang berupaya mengimplementasikan rencana perdamaian, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/8/2022).

Myanmar menyebut kelompok pro-demokrasi yang mengangkat senjata untuk melawan pemerintahan militer dengan teroris.

Dia juga menuduh ASEAN telah melanggar aturan sendiri yakni tak akan mencampuri urusan dalam negeri anggotanya. sambil menyebut istilah tekanan eksternal. Min Tun tak menjelaskan siapa pihak luar yang disebutnya berperan memengaruhi ASEAN.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kamboja tidak mengomentari tuduhan tersebut.

Juru Bicara Kemlu Kamboja Chum Sounry hanya mengatakan, ASEAN berharap situasi di Myanmar bisa membaik dan bersatu lagi, sehingga bisa kembali menjadi anggota keluarga ASEAN yang tak terpisahkan.

Kamboja merupakan pemegang kepemimpinan ASEAN tahun ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

3 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

22 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

1 bulan lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal