Muslim Uyghur Dikabarkan Dilarang Puasa Ramadan, Ini Penjelasan Pemerintah Otonom Xinjiang

Arif Budiwinarto
Dua orang muslim Uyghur berada di bawah pengawasan tentara Pemerintah China di kamp vokasi, Xinjiang

Dia memastikan semua kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di tempat ibadah maupun rumah seperti salat dan puasa diatur oleh umat beragama itu sendiri dan dilindungi oleh hukum.

"Niat mereka sangat licik. Tidak dapat dipungkiri bahwa (muslim) Xinjiang telah menikmati aktivitas keagamaan yang harmonis dan teratur selama bulan puasa," kata Iljian.

Lebih lanjut, Iljian juga meluruskan tuduhan kamp vokasi muslim Uyghur di Xinjiang berisiko tinggi terhadap penyebaran virus Covid-19. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar. Data terbaru dari pemerintah setempat menyatakan tidak ada kasus baru Covid-19 dalam 100 hari berturut-turut.

"Melalui kerja keras bersama yang dilakukan oleh semua kelompok etnis di Xinjiang, situasi pandemi di daerah ini teratasi secara efektif," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
3 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
4 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal