PM Singapura Sebut Negaranya Hadapi Kesulitan akibat Konflik AS dan China

Anton Suhartono
Lee Hsien Loong (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengkhawatirkan meningkatnya ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS).

Pandemi virus corona semakin memperuncing konflik kedua negara yang dampaknya juga dirasakan negara lain. AS menuduh China tidak transparan soal penanganan wabah Covid-19 sehingga dampaknya dirasakan seluruh dunia. Namun China menepis tuduhan itu dan menjelaskan tak ada yang ditutupi dan sejak awal terus membagikan data serta berkerja sama dengan negara lain.

Menurut Lee, kondisi ini akan berdampak besar bagi negara kecil seperti Singapura.

"Akan menjadi lebih sulit bagi negara-negara untuk tetap berpihak pada kedua kekuatan. Kondisi ini akan menjad lebih berbahaya bagi negara kecil seperti Singapura," kata Lee, dalam pidatonya, seperti dikutip dari The Straits Times, Senin (8/6/2020).

Lee menambahkan, Singapura harus bekerja dengan negara-negara yang berpikiran sama untuk mendukung perdagangan bebas dan multilateralisme, serta meningkatkan pengaruh di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal