THESSALONIKI, iNews.id - Umat Islam di Kota Thessaloniki, Yunani, untuk pertama kalinya sejak seabad lebih, bisa melaksanakan Shalat Idul Fitri di masjid yang didirikan penganut Yahudi yang memeluk Islam atau mualaf.
Bangunan yang diberi nama Masjid Baru atau Yeni Cami tersebut sempat mengalami beberapa kali perubahan fungsi sejalan kebijakan pemerintah Yunani.
Pada Rabu (10/4/2024) menandai pertama kalinya sejak 1920-an, bangunan yang masih terdapat banyak hiasan bintang David itu dijadikan tempat Shalat Idul Fitri. Sebenarnya masjid sudah dibuka untuk aktivitas Muslim selama Ramadhan kemarin.
Bangunan tersebut awalnya didirikan para mualaf yang sebelumnya penganut Yahudi. Islam masuk Thessaloniki pada masa kekuasaan Kesultanan Utsmani dan memberikan banyak perubahan di kota tersebut.
“Ini merupakan peristiwa yang indah, pertama kalinya kami merasakan ini. Kami bahkan tidak tahu masjid ini ada,” kata Ismael Bedredin, seorang Muslim warga lokal, dikutip dari Associated Press, Kamis (11/4/2024).