Misi PBB: Bahan Peledak Dimasukkan dalam Pager dan Walkie-Talkie sebelum Tiba di Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan salah satu pager buatan produsen asal Taiwan, Gold Apollo (ilustrasi). (Foto: Istimewa)

BEIRUT, iNews.id - Penyelidikan awal oleh otoritas Lebanon menemukan bahwa berbagai perangkat komunikasi genggam yang meledak pekan ini telah dipasangi bom sebelum memasuki negara tersebut. Hal itu diungkapkan misi Lebanon untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (19/9/2024).

"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa perangkat yang menjadi sasaran itu dipasangi bom secara profesional... sebelum tiba di Lebanon, dan diledakkan dengan mengirimkan email ke perangkat tersebut," bunyi surat yang dilihat AFP, yang menyalahkan Israel atas serangan tersebut.

Ledakan massal perangkat komunikasi pager dan walkie talkie menewaskan 37 orang dan melukai hampir 3.000 orang lainnya selama dua hari, Selasa (17/9/2024) dan Rabu (18/9/2024) di seluruh Lebanon. Serangan itu menargetkan perangkat komunikasi yang digunakan kelompok Hizbullah, musuh Israel. Akan tetapi korban yang berjatuhan justru juga berasal dari warga sipil yang tak bersalah, termasuk anak-anak.

Pager dan walkie-talkie meledak saat para penggunanya berbelanja di supermarket, berjalan di jalan, dan menghadiri pemakaman. Insiden tersebut membuat warga di negara itu panik.

Israel sampai kini belum mengomentari operasi keji tersebut. Akan tetapi, pemerintah zionis telah menyatakan akan memperluas cakupan perangnya di Jalur Gaza hingga mencakup front Lebanon.

Misi Lebanon mengatakan serangan brutal semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya. Beirut pun menilai tindakan Israel itu membahayakan upaya diplomatik untuk menghentikan pertempuran di Gaza dan Lebanon Selatan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
4 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Internasional
22 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
1 hari lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal