Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan

Maria Christina Malau
Menteri Pelaksana Urusan Masyarakat Muslim Singapura, Faishal Ibrahim, mengundurkan diri dari jabatannya setelah pesan pribadinya dengan seorang perempuan menjadi kontroversi. (Foto: MDDI via Straits Times)

"Setelah saya renungkan, saya menyadari perilaku saya tidak memenuhi standar yang diharapkan dari saya dan tidak sejalan dengan tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya. Karena itu, saya memutuskan mundur dari dunia politik agar dapat mencurahkan waktu dan perhatian kepada keluarga," tulis Faishal.

Faishal melalui unggahan di Facebook juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga di daerah pemilihannya dan para pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

"Saya sangat menyesal telah mengecewakan warga dan para pendukung saya. Saya tahu kabar ini akan mengejutkan banyak orang. Saya berharap Anda memahami keputusan saya untuk tidak menyampaikan lebih banyak hal demi menghormati privasi keluarga saya," tulisnya.

Faishal juga yakin penggantinya Zaqy Mohamad akan melanjutkan upaya memperkuat komunitas Melayu-Muslim di Singapura.

"Terima kasih atas persahabatan dan kehormatan yang telah Anda berikan kepada saya untuk melayani Anda. Kini saya akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Saya bersyukur atas dukungan mereka, terutama istri saya yang selalu mendampingi selama masa sulit ini," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

12 hari lalu

KPK Sita 12.000 Dolar Singapura saat Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal

12 hari lalu

KPK Sita Dolar Singapura Diduga Bagian Amplop yang Dikembalikan Raja Juli

14 hari lalu

19 Anggota Sindikat Penjual Bayi ke Singapura Dituntut 5 hingga 10 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal