TEL AVIV, iNews.id - Menteri Urusan Permukiman Israel Orit Strock menolak dan mengecam Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pejabat sayap kanan radikal Israel itu menyerukan pencaplokan Jalur Gaza sepenuhnya.
Dalam wawancara dengan stasiun radio Galey Israel, Strock mengatakan tentara Israel tidak boleh menjadi korban dari inisiatif Trump yang disebutnya cacat.
"Kita tidak seharusnya membahayakan tentara sendiri untuk rencana buruk ini, dan saya mungkin harus meninggalkan pemerintahan," katanya, mengancam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang ikut menyetujui inisiatif Trump tersebut, dikutip Senin (26/1/2026).
Strock juga mempertanyakan siapa yang akan memerintah Gaza jika pasukan Israel masuk kembali serta menduduki wilayah tersebut, dengan mengatakan langkah itu akan membutuhkan biaya yang besar.
"Mari kita asumsikan tentara Israel benar-benar masuk dan menduduki Gaza, kepada siapa kita akan menyerahkannya? Kepada Otoritas Palestina? Kita melakukan itu pada 2005 dan lihat hasilnya," ujarnya.