Israel menarik pasukan dari Gaza pada 2005 lalu membongkar permukiman di bawah rencana pelepasan sepihak yang diterapkan selama masa jabatan Perdana Menteri Ariel Sharon.
“Israel harus tetap menjadi satu-satunya otoritas di Gaza setelah melucuti senjata wilayah tersebut dan mengalahkan Hamas,” kata Strock.
Lebih lanjut Strock mengatakan tidak bisa membayangkan seorang menteri di Kabinet Keamanan Israel yang memilih untuk mengirim tentara berperang di Gaza namun kemudian menyerahkan wilayah tersebut kepada Ali Shaath, kepala komite teknokrat Palestina yang bertugas mengelola Gaza pasca-perang.
“Sampai saya melihat Perdana Menteri (Benjamin Netanyahu) mengambil kendali ke arah ini, saya mungkin akhirnya harus mengatakan, cukup,” katanya.
Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza pada 15 Januari sebagai bagian dari 20 poin rencana perdamaian Gaza. Dewan tersebut disahkan oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 pada November 2025.