Menlu Madagaskar Dipecat gegara Voting di PBB soal Pencaplokan Wilayah Ukraina oleh Rusia

Anton Suhartono
Richard Randriamandrato (Foto: Archipels)

ANTANANARIVO, iNews.id - Presiden Madagaskar Andry Rajoelina memecat Menteri Luar Negeri (Menlu) Richard Randriamandrato. Alasannya Randriamandrato memilih tidak mengakui hasil referendum empat wilayah Ukraina untuk bergabung ke Rusia dalam voting di Majelis Umum PBB pekan lalu.

Laporan media Orange, mengutip pernyataan seorang sumber pemerintah, Rajoelina telah mengeluarkan dekret pemberhentian Randriamandrato. Bahkan dektet itu di-posting di akun Facebook kantor presiden.

Rajoelina kemudian menunjuk Menteri Pertahanan Richard Rakotonirina sebagai penjabat menlu.

Seorang sumber mengatakan, Randriamandrato menentukan pilihan sendiri saat voting di Majelis Umum PBB tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan pemerintah dan presiden. Madagaskar sejak awal bersikap netral terkait konflik Rusia-Ukraina. 

Sementara itu Randriamandrato menjelaskan, dia memilih untuk menentang hasil referendum berdasarkan suara hati nuraninya.

“Saya membuat keputusan ini untuk memilih sesuai dengan hati nurani. Saya menganggap pemungutan suara tersebut tidak akan membahayakan kepentingan bangsa. Sisanya sejarah yang akan menilai,” kata Randriamandrato, kepada stasiun radio berbahasa Prancis, RFI, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Rabu (19/10/2022).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal