TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) IranAbbas Araghchi menuding Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencari-cari alasan untuk melancarkan serangan militer terhadap negaranya. Menurut Araghchi, ancaman Washington terhadap Teheran tidak lepas dari skenario pihak tertentu yang ingin menyeret AS ke perang demi kepentingan Israel.
Dia menyebut demonstrasi sengaja diubah menjadi kekerasan berdarah oleh para pengacau yang disebutnya sebagai "teroris" guna memberi alasan bagi Trump melakukan intervensi militer terhadap Iran.
Araghchi juga mengatakan kepada para diplomat asing di Teheran, kekerasan meningkat selama akhir pekan lalu namun situasi sekarang berada di bawah kendali penuh.
Ancaman Trump bahwa AS akan melakukan intervensi militer terhadap Iran jika demonstrasi berubah menjadi kekerasan memberikan motivasi kepada teroris untuk menyerang dua pihak sekaligus, yakni demonstran yang benar-benar menyuarakan pendapat dengan tulus serta pasukan keamanan.
"Kami siap untuk perang, tapi juga siap untuk dialog," ujar Araghchi, dalam wawancara dengan Al Jazeera, dikutip Selasa (17/1/2026).