Menlu Araghchi Sebut Trump Cari-Cari Alasan untuk Serang Iran

Anton Suhartono
Menlu Iran Abbas Araghchi menuding Donald Trump mencari-cari alasan untuk melancarkan serangan militer ke negaranya (Foto: BBC)

Araghchi melanjutkan, Iran memiliki rekaman video pengiriman senjata kepada para demonstran. Pihak berwenang juga akan merilis pengakuan para demonstran yang ditangkap.

Demonstrasi "dipicu dan didorong" oleh unsur-unsur asing  seraya menegaskan pasukan keamanan akan memburu mereka yang bertanggung jawab.

Araghchi menyebut, meski tidak secara terbuka menyebut nama, pihak yang dimaksud jelas akan memperoleh keuntungan besar jika konflik bersenjata antara Iran dan AS benar-benar pecah.

Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Trump mengancam akan menyerang Iran apabila gelombang demonstrasi besar yang mengguncang negara itu terus menelan korban jiwa. Araghchi menilai ancaman itu dibangun di atas narasi yang sengaja dikondisikan.

Araghchi menegaskan Iran siap menghadapi segala kemungkinan jika AS memilih jalur militer. Dia menegaskan, kemampuan militer Iran telah meningkat signifikan sejak serangan Amerika Serikat dan Israel pada Juni 2025.

Di akhir pernyataannya, Araghchi menegaskan Iran tidak akan membiarkan kelompok teroris yang didukung pihak luar, terutama Israel, melanjutkan aktivitas mereka di wilayah Iran.

Meski demikian pemerintah Iran menjajaki kemungkinan pertemuan dengan utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, atau opsi lain guna mencegah pecahnya perang. Namun, dia meragukan kesungguhan Amerika Serikat untuk terlibat dalam dialog yang konstruktif selama ancaman serangan terus disampaikan secara terbuka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal