Sementara itu, Qantas masih terus berunding dengan Airbus dan Boeing terkait dengan pesawat yang dapat melakukan penerbangan 20 jam antara London dan Sydney.
Maskapai nasional Australia itu juga merencanakan penerbangan nonstop dari Australia ke Amerika Utara, sedikit lebih pendek dibandingkan penerbangan tanpa henti London-Sydney.
Tetapi Max Kingsley-Jones, redaktur Flight Global, memperingatkan rencana jalur nonstop biasanya akan berubah sesuai dengan keadaan ekonomi dunia.