Mengintip Penerbangan Terlama di Dunia dengan Singapore Airlines

Nathania Riris Michico
Airbus mengubah sistem bahan bakar pesawat A350-900 sehingga memungkinkan jangkauan penerbangan yang lebih jauh dan perubahan nama A350-900 ULR (ultra long range). (Foto: Airbus)

Qantas meluncurkan layanan tanpa-henti 17 jam dari Perth ke London pada awal tahun ini, sementara Qatar menawarkan layanan 17,5 jam antara Auckland dan Doha.

Singapore Airlines (SIA) menyatakan terdapat permintaan dari pelanggan bagi layanan nonstop yang membantu pengurangan durasi perjalanan jika dibandingkan dengan penerbangan tidak langsung.

Sebelum lepas landas, maskapai tersebut mengatakan kepada BBC, kursi kelas bisnis dalam penerbangan itu habis dipesan dan terdapat kursi dalam jumlah sangat terbatas di kelas ekonomi.

Maskapai itu tidak berencana menawarkan pesanan kelas ekonomi dalam jalur ini.

Tiket kelas bisnis memberikan penumpangnya dua kali jatah makan namun waktu penyuguhannya ditentukan penumpang sendiri, ditambah minuman segar, di antaranya. Penumpang juga mendapatkan tempat tidur.

Tiket ekonomi premium mendapatkan tiga porsi makanan pada waktu yang ditentukan, termasuk minuman segar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 

Internasional
13 hari lalu

Badai Musim Dingin Hantam AS, Aliran Listrik ke Ratusan Ribu Rumah Terputus

Kuliner
18 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal