Menegang, Jepang dan Korsel Bertikai soal Larangan Masuk Terkait Virus Korona

Nathania Riris Michico
Papan buletin menunjukkan pengunjung tidak boleh memasuki pasar ikan Toyosu untuk mencegah penyebaran virus korona di Tokyo, 5 Maret 2020. (FOTO: Kazuhiro NOGI / AFP)

Korea Selatan memprotes keras langkah Jepang itu.

"Itu tidak masuk akal, berlebihan, dan sangat disesalkan," demikian pernyataan pemerintah Korsel.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan akan memanggil duta besar Jepang pada Jumat untuk menyampaikan keluhan. Sebelumnya, Kementerian pada Kamis malam meminta seorang diplomat senior Korsel memberikan penjelasan.

Jumlah kasus pengidap virus korona di Jepang hingga Jumat pagi meningkat menjadi 1.057, yaitu kenaikan sebanyak 21 orang dari sehari sebelumnya, menurut stasiun penyiaran nasional NHK.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal