Menegang, Jepang dan Korsel Bertikai soal Larangan Masuk Terkait Virus Korona

Nathania Riris Michico
Papan buletin menunjukkan pengunjung tidak boleh memasuki pasar ikan Toyosu untuk mencegah penyebaran virus korona di Tokyo, 5 Maret 2020. (FOTO: Kazuhiro NOGI / AFP)

TOKYO, iNews.id - Jepang dan Korea Selatan bertikai soal larangan ketat yang diterapkan Jepang bagi pengunjung dari China dan Korea Selatan untuk memasuki wilayahnya terkait wabah virus korona.

Jepang membela langkah barunya itu dengan mengatakan belum terlalu terlambat bagi kedua negara membantu memperlambat penyebaran wabah COVID-19.

Pada saat yang sama, Korea Selatan memprotes langkah-langkah Jepang itu, yang mereka anggap berlebihan.

"Keputusan (Jepang) itu diambil berdasarkan hasil peninjauan secara menyeluruh atas informasi yang tersedia tentang situasi di negara-negara lain dan dampak dari langkah-langkah lain," kata kepala juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (6/3/2020).

"Saya rasa waktunya tepat."

Mulai Senin mendatang, orang-orang yang tiba dari China dan Korea Selatan akan dikarantina selama dua pekan di tempat-tempat yang sudah ditetapkan. Warga negara Jepang juga harus menjalani aturan yang sama, kata Suga.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Prabowo Terima Menhan Jepang di Kertanegara, Bahas Kerja Sama hingga Keamanan Maritim

57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal