Dikritik, PM Abe Bela Keputusannya Tutup Seluruh Sekolah di Jepang

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (FOTO: Kimimasa MAYAMA / POOL / AFP)

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri (PM) JepangShinzo Abe membela keputusannya menutup sekolah-sekolah di seluruh negeri demi mencegah penyebaran virus korona. Keputusan ini disebut mengejutkan para pejabat dan orangtua.

Langkah itu, yang diumumkan Kamis kemarin, muncul ketika Jepang meningkatkan tanggapannya terhadap wabah virus korona.

Langkah mengejutkan PM Abe memicu kecaman. Para pejabat mengatakan mereka belum diajak berkonsultasi soal keputusn itu dan orangtua mempertanyakan bagaimana menyeimbangkan pekerjaan mereka dengan liburan sekolah anak yang panjang dan tiba-tiba.

Namun Abe membela keputusan itu, dengan mengatakan pemerintah menerima pandangan ahli bahwa satu atau dua pekan yang akan datang sangat krusial.

"Kita harus mencegah munculnya sekelompok pasien baru di antara anak-anak," katanya, kepada parlemen, seperti dilaporkan AFP, Jumat (28/7/2020).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Gempa Besar Guncang AS, Venezuela, dan Jepang, Ini Penjelasan Ahli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal