Mencekam, Warga Kamboja Kisahkan Desanya Dihujani Tembakan Pasukan Thailand

Anton Suhartono
Ilustrasi suasana mencekam kembali menyelimuti wilayah perbatasan Kamboja-Thailand, Rabu (12/11) (Foto: AP)

“Pasukan kami hanya membalas dengan tembakan peringatan sesuai aturan pertempuran. Tidak ada korban di pihak Thailand,” ujarnya.

Suvaree menegaskan, pertempuran berlangsung singkat dan telah berhenti dalam waktu sekitar 10 menit.

Ketegangan Lama yang Sulit Padam

Konflik antara Thailand dan Kamboja memiliki akar panjang sejak lebih dari satu abad lalu, terkait peta perbatasan era kolonial Prancis yang hingga kini masih diperdebatkan.

Daerah sekitar kuil kuno Preah Vihear menjadi titik paling sensitif, dengan kedua negara saling mengklaim kepemilikan.
Pada Juli 2025, bentrokan bersenjata selama lima hari menewaskan 43 orang dan memaksa sekitar 300.000 warga mengungsi. 

Perdamaian baru tercapai setelah mediasi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden AS Donald Trump.

Namun, situasi kembali tegang awal pekan ini ketika Thailand menunda implementasi kesepakatan lanjutan setelah empat tentaranya terluka akibat ledakan ranjau darat di wilayah perbatasan pada 10 November.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

57 tahun lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal