“Mereka menembak terus selama sekitar 15 menit. Saya hanya bisa memeluk anak-anak dan lari ke rumah tetangga yang punya ruang bawah tanah,” ujanya, melanjutkan.
Sebagian warga kemudian memilih mengungsi untuk kedua kalinya setelah sebelumnya baru saja kembali ke desa pascaperang lima hari di bulan Juli lalu.
Saling Tuduh di Level Pemerintah
Pemerintah Kamboja menuding pasukan Thailand melepaskan tembakan lebih dulu di wilayah yang disengketakan. Dalam pernyataan resmi, Kementerian Pertahanan Kamboja menyebut tembakan dimulai dari arah Sa Kaeo, wilayah Thailand yang berbatasan langsung dengan Banteay Meanchey.
“Pasukan Thailand menembaki wilayah kami tanpa provokasi. Ini merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan damai yang baru saja ditandatangani,” bunyi pernyataan.
Namun, militer Thailand membantah tuduhan itu. Juru bicara Angkatan Darat Thailand, Kolonel Winthai Suvaree, mengatakan justru pasukan Kamboja yang lebih dulu menembak ke arah Thailand.