Medvedev Sebut Rusia sudah Bisa Gunakan Senjata Nuklir, tapi Masih Bersabar

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: EPA)

Pada Kamis (5/9/2024) pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pihaknya ingin merebut seluruh wilayah Donbas--yang meliputi Provinsi Donetsk dan Luhansk di Ukraina Timur. Putin pun mengklaim bahwa serangan balik Ukraina di Kursk justru telah mempermudah Rusia untuk mencapai tujuan tersebut.

Medvedev mengingatkan, kesabaran Rusia pun ada batasnya, yang pada akhirnya akan habis juga. "Tidak seorang pun membutuhkan konflik nuklir saat ini," tutur mantan presiden Rusia itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
3 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal