WASHINGTON, iNews.id - Pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini Israel mungkin telah merencanakan pembunuhan terhadap para juru runding atau negosiator Iran. Mereka merupakan pejabat senior perwakilan Iran dalam negosiasi dengan AS.
Surat kabar The New York Times, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS dan Iran, melaporkan Israel mungkin merencanakan pembunuhan para negosiator utama Iran tersebut pada musim semi lalu.
Pejabat itu menyebut Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi dan ketua parlemen yang juga kepala juru runding, Mohammad Bagher Ghalibaf, mungkin masuk dalam daftar target pembunuhan pada April, saat negosiasi gencatan senjata berada di titik penting pada April. Diketahui, AS dan Iran menyepakati gencatan senjata pada 7 April.
Menurut laporan NYT, pemerintahan Trump sangat khawatir akan ancaman Israel tersebut, sehingga dia meminta negara-negara lain di kawasan untuk memperingatkan Iran mengenai kemungkinan tersebut.
Pejabat AS yakin, motif pembunuhan itu adalah merusak kesepakatan gencatan sehingga perang kembali pecah.