Mantan Polisi AS yang Bunuh Pria Kulit Hitam George Floyd Ditikam di Penjara

Anton Suhartono
Derek Chauvin ditikam oleh napi lain di LP Tucson (Foto: Reuters)

Penikaman Chauvin merupakan serangan terbesar kedua terhadap napi penjara federal dalam 5 bulan terakhir. Pada Juli lalu, Larry Nassar, seorang dokter atlet, ditikam oleh sesama napi di Lembaga Pemasyarakatan Federal Florida.

Chauvin dijebloskan ke FCI Tucson dari penjara Negara Bagian Minnesota pada Agustus 2022 setelah divonis bersalah melanggar hak-hak sipil Floyd. Dia juga dijatuhi hukuman penjara 22,5 tahun oleh pengadilan negara bagian karena melakukan pembunuhan tingkat dua.

Pengacara Chauvin, Eric Nelson, sudah memperingatkan sebelumnya. Dia mendesak agar kliennya dijauhkan dari masyarakat umum dan napi lain karena berpotensi menjadi target serangan. Saat mendekam di penjara Minnesota, sebagian besar waktu Chauvin dihabiskan di sel isolasi demi melindungi dirinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

9 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

13 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Iran Ungkap Alasan Bombardir Pangkalan AS di Arab Saudi, Tampung Pesawat Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal