Mantan PM Israel Yair Lapid: AS Bukan Sekutu Terdekat Kita Lagi

Anton Suhartono
Yair Lapid menyebut AS bukan lagi sekutu terdekat Israel di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

"Mereka tidak akan melakukannya untuk pemerintahan paling ekstrem dalam sejarah negara itu,” kata Lapid, seperti dilaporkan kembali RT.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Maret lalu mengatakan sangat prihatin tentang demokrasi Israel di tengah demonstrasi berbulan-bulan terkait usulan perombakan UU peradilan. 

Namun Netanyahu menegaskan, Israel adalah negara berdaulat dan membuat keputusan atas kehendak rakyatnya, tidak berdasarkan tekanan dari luar negeri. 

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir berpadangan sama dengan mengatakan Biden harus memahami bahwa Israel tidak lagi menjadi bintang di bendera AS. 

"Kami adalah negara demokrasi dan saya berharap presiden AS memahami itu,” ujar menteri yang pernah dikecam umat Islam di dunia karena menggeruduk Masjid Al Aqsa itu.

Pemerintahan Biden baru-baru mengkritik perluasan pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat. Teranyar, Biden menyebut kabinet pemerintah Israel sebagai ekstrem yang menghalangi proses perdamaian dengan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal