Mantan PM Israel Yair Lapid: AS Bukan Sekutu Terdekat Kita Lagi

Anton Suhartono
Yair Lapid menyebut AS bukan lagi sekutu terdekat Israel di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Mantan Perdana Menteri IsraelYair Lapid menyebut hubungan negaranya dengan Amerika Serikat (AS) memburuk di bawah pemerintahan Benjamin Netanyahu. Menurut Lapid, AS bulan lagi sekutu dekat Israel.

Surat kabar Times of Israel melaporkan, Lapid mengatakan, pemerintahan Netanyahu menghancurkan aliansi dengan AS dengan terus berupaya meloloskan undang-undang (UU) reformasi peradilan yang kontroversial.

“Pemerintah Israel membawa kita ke krisis ini, membuat perubahan terbesar dan paling dramatis dalam sejarah kita, tanpa melakukan satu diskusi pun, bahkan sekali pun, tentang konsekuensi ekonomi, keamanan, sosial dan politik dari langkah tersebut,” kata Lapid, dalam pertemuan partai oposisi Yesh Atid, Senin (17/7/2023). 

Di kesempatan berbeda, yakni saat wawancara dengan stasiun televisi Channel 12, Lapid menyebut bangsa Israel telah terbelah dua.

Orang Amerika, kata dia, berpandangan tidak memiliki nilai yang sama lagi dengan pemerintahan Israel saat ini. Padangan itu telah memengaruhi setiap aspek hubungan kedua negara serta perhatian dan kesediaan untuk meninggalkan zona nyaman demi kepentingan Israel. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal