Wright mengundurkan diri dari jabatan diplomatiknya di Departemen Luar Negeri AS pada 2003 sebagai bentuk protes atas perang di Irak. Sejak itu, ia dikenal sebagai aktivis anti-perang dan pembela kemanusiaan yang vokal menentang kebijakan luar negeri Washington di Timur Tengah.
Diserang Drone Israel
Beberapa bulan lalu, Wright ikut dalam kapal Conscience, salah satu dari sembilan kapal di bawah bendera FFC. Kapal itu diserang drone Israel di perairan Malta, sehingga tidak bisa melanjutkan pelayaran menuju Gaza. Wright berada di dalam kapal saat serangan terjadi.
Meski menghadapi bahaya nyata, Wright menegaskan tekadnya untuk terus melanjutkan perjuangan. “Semua ini penting secara moral bagi kita sebagai warga dunia,” ujarnya. “Kita harus menentang keterlibatan pemerintah kita dalam genosida Israel di Gaza.”
Kritik Keras terhadap AS dan Israel
Dalam pernyataannya, Wright menegaskan bahwa pemerintah AS terlibat langsung dalam genosida di Gaza, karena terus mendukung dan mempersenjatai Israel. Ia menyerukan agar warga Amerika bersuara menentang kebijakan tersebut.
“Warga AS harus meneriakkan: Menolak genosida, menolak pembersihan etnis!” katanya.