Chandra dan Cobos-Martinez terlibat cekcok terkait mesin cuci rusak. Dia meminta anak buahnya itu untuk tidak menggunakan mesin cuci tersebut. Namun pesan itu disampaikan Chandra melalui orang ketiga yang membuat Cobos-Martinez naik pitam.
Dia keluar ruangan untuk mengambil parang, kemudian kembali dan langsung menyerang Chandra membabi buta. Parahnya, serangan itu dilakukan di hadapan putra dan istri korban.
Belum cukup, Cobos-Martinez menendang kepala korban ke halaman parkir lalu membuangnya ke tempat sampah.
Dia ditangkap polisi di lokasi kejadian bersama parang yang digunakannya beraksi.
Departemen Kepolisian Dallas mendakwanya dengan tuduhan pembunuhan. Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri, Cobos-Martinez adalah imigran ilegal dengan perintah deportasi dari AS.
Dia sempat ditahan di pusat penahanan imigrasi Dallas, namun dibebaskan berdasarkan perintah pengawasan pada Januari 2025 setelah Kuba menolak menerimanya terkait riwayat kejahatan pria tersebut.