Manajer Hotel di AS Dipenggal Anak Buah, Trump: Hukum Seberat-beratnya!

Anton Suhartono
Donald Trump mengecam keras aksi brutal seorang pegawai hotel, imigran asal Kuba, yang memenggal kepala bosnya di Dallas (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari aksi brutal seorang pegawai hotel yang memenggal kepala bosnya di Dallas pada Rabu (10/9/2025). Trump mengecam keras tindakan brutal tersebut seraya berjanji akan memberikan hukuman keras.

Chandra Mouli Nagamallaiah (50), seorang manajer Hotel Downtown Suites berkewarganegaraan India, dipenggal oleh anak buahnya, Yordanis Cobos-Martinez, imigran asal Kuba, terkait mesin cuci rusak.

"Sudah saatnya, sikap lunak terhadap para penjahat imigran ilegal ini diakhiri di bawah kepemimpinan saya," kata Trump, dalam postingan di akun Truth Social, dikutip Senin (15/9/2025).

Trump mengatakan Cobos-Martinez akan dituntut seberat-beratnya sesuai hukum dan akan didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama.

Dia lalu mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden dengan mengatakan, Cobos-Martinez sebelumnya ditangkap atas beberapa kejahatan, termasuk pelecehan anak, namun dibebaskan kembali karena Kuba menolak untuk menerimanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

3 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

7 jam lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

21 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal