BANGKOK, iNews.id - Para mahasiswaThailand memboikot upacara wisuda yang dipimpin Raja Maha Vajiralongkorn, Jumat (30/10/2020), sebagai bentuk dukungan terhadap demonstran pro-demokrasi.
Para aktivis pro-demokrasi menggelar unjuk rasa sejak pertengahan Juli, mulanya menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan O Cha, namun meluas dengan memasukkan reformasi monarki. Massa mendesak amandemen undang-undang yang memberikan keistimewaan kepada keluarga kerajaan.
Pengkritik keluarga kerajaan bisa menghadapi hukuman penjara 15 tahun di bawah UU yang berlaku saat ini.
Upacara kelulusan kampus di Thailand atau wisuda biasanya diikuti Raja dengan membagikan gelar.
Seorang mahasiswa, Suppanat Kingkaew (23) mengatakan, dia memboikot upacara yang diadakan pada Jumat dan Sabtu di Universitas Thammasat. Kampus tersebut dipandang sebagai sarang para aktivis pro-demorkrasi.