Lebih dari 2.000 Orang Ikut Parade LGBT Pertama di Bosnia

Nathania Riris Michico
Pawai Gay Pride di Sarajevo berada di bawah perlindungan ketat polisi. (FOTO: AFP Photo / ELVIS BARUKCIC)

"Kami tidak dapat memiliki serikat pekerja sipil," kata Matej Vrebac yang berusia 21 tahun, kepada AFP.

"Hari kita akan berbicara tentang mengadopsi anak masih jauh. Tapi hari ini adalah Gay Pride Bosnia pertama dan kami berharap di masa depan untuk berbicara tentang semua itu," katanya.

Beberapa asosiasi Muslim dan partai politik yang mewakili Muslim mendesak penyelenggara pawai membatalkan parade.

Pada Sabtu, beberapa ratus orang mengambil rute yang sama membela hubungan keluarga tradisional, sementara pada Minggu (8/9/2019), sekitar 150 orang berkumpul di sebuah taman untuk memprotes pawai Gay Pride.

Beberapa berteriak "Allah Akbar" (Tuhan Maha Besar), dan mengucapkan doa agar "banjir" datang dan menyapu para peserta Kebanggaan Gay.

"Kota ini tidak pernah mengalami penghinaan yang lebih besar daripada yang mereka persiapkan hari ini," kata penyelenggara protes, Sanin Musa.

Lebih dari 80 persen populasi di Sarajevo yang berjumlah 340.000 adalah Muslim.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MUI Desak DPR-Pemerintah Buat Aturan Khusus LGBT, Minta Hukuman Lebih Berat dari Zina

57 tahun lalu

Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026, Sahabat Jay Idzes Minta Maaf

57 tahun lalu

Viral Warga Gerebek Kontrakan di Tambora, Diduga Jadi Lokasi LGBT

57 tahun lalu

Ngerinya Perang Yugoslavia, Sniper Tembaki Warga Bosnia hanya untuk Bersenang-Senang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal