Lagi, Donald Trump dan Wali Kota London Sadiq Khan Perang Mulut

Anton Suhartono
(Foto: AFP dan Reuters)

"Hal yang menarik adalah Trump tidak sedang mengkritik wali kota di sebuah daerah, tapi dia mengkritik saya (pribadi)," katanya, kepada Radio BBC.

Menurut Sadiq, pernyataan Trump yang seolah menganggap para imigran sebagai biang kejahatan di Inggris tidak masuk akal.

Keduanya sudah berseteru lama. Sadiq, anak sopir bus asal Pakistan yang pindah ke Inggris pada 1960-an, mengkritik kebijakan Trump yang melarang masuk imigran asal beberapa negara Islam.

Lalu Trump mengolok-olok Sadiq pada Juni 2017 menyusul serentetan serangan teror di London.

Merespons pernyataan Sadiq yang saat itu mengatakan warga London tidak perlu was-was, Trump menulis di akun Twitter-nya, "Setidaknya tujuh orang tewas dan 48 luka dalam serangan teror dan Wali Kota London mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir!'"

Lalu Sadiq merespons dengan menyebut, Trump kurang informasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal