Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 

Aditya Pratama
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi laba bersih industri penerbangan turun pada tahun 2026. (Foto: Tim Grafis iNews)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), yang mewakili lebih dari 370 maskapai penerbangan atau sekitar 85 persen lalu lintas penerbangan global, memprediksi laba bersih industri penerbangan turun pada tahun 2026.

Mengutip data laporan tahunan, IATA memperkirakan laba bersih industri penerbangan dunia hanya mencapai 23 miliar dolar AS pada tahun ini. Angka tersebut jauh lebih rendah dari laba 45 miliar dolar AS yang dibukukan pada 2025.

Melansir Al Jazeera, IATA menyampaikan bahwa margin keuntungan industri penerbangan tahun ini akan menjadi yang terlemah sejak masa pandemi Covid-19.

Maskapai global, terutama yang berbasis di Eropa, sebelumnya juga telah menghadapi tekanan pada rute menuju Asia akibat penutupan wilayah udara Rusia yang masih berlangsung seiring perang di Ukraina.

IATA memprediksi total tagihan bahan bakaravtur akan melonjak menjadi sekitar 350 miliar dolar AS pada tahun ini, naik dari sekitar 252 miliar dolar AS pada 2025. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Pertamina Turunkan Harga Avtur, Berlaku di Seluruh Bandara Indonesia

57 tahun lalu

Kemenhub bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Imbas Kenaikan Harga Avtur

57 tahun lalu

INACA Desak Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat imbas Kenaikan Avtur-Pelemahan Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal