Kutuk Pembakaran Alquran saat Idul Adha, Negara-Negara Islam Panggil Dubes Swedia

Ahmad Islamy Jamil
Polisi Swedia mengamankan massa yang marah atas pembakaran Alquran yang dilakukan oleh seorang demonstran di luar Masjid Pusat Stockholm, Rabu (28/6/2023). (Foto: Reuters)

“Pelaku tindakan permusuhan seperti itu harus diadili dan dicegah menggunakan prinsip kebebasan sebagai taktik untuk membenarkan permusuhan terhadap Islam atau agama suci apa pun,” bunyi pernyataan itu lagi.

Iran pada Kamis kemarin juga mengungkapkan kecamannya, menyebut tindakan Momika provokatif dan tidak dapat diterima. “Pemerintah dan rakyat Republik Islam Iran tidak menoleransi penghinaan seperti itu dan mengutuk keras itu,” kata juru bicara Kemlu Iran, Nasser Kanani.

Maroko juga mengutuk pembakaran Alquran itu dan telah menarik duta besarnya untuk Stockholm pada Rabu (28/6/2023) malam. “Menghadapi provokasi yang berulang ini dilakukan di bawah tatapan puas dari pemerintah Swedia, Maroko memanggil kuasa usaha Swedia di Rabat dan menarik duta besarnya,” ungkap Rabat dalam pernyataannya.

Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim yang juga Ketua Organisasi Cendekiawan Muslim, Syekh Muhammad bin Abdulkarim al-Issa, mengecam tindakan Momika yang menurutnya dilakukan di bawah perlindungan polisi Swedia.

Dia mengatakan, dengan dalih mempraktikkan kebebasan berekspresi, pada kenyataannya kebebasan itu disalahgunakan oleh para pelaku. Padahal, konsep kebebasan yang sesungguhnya jusru menyerukan untuk menghormati dan tidak memprovokasi orang lain dengan dalih apa pun.

“Tidak dapat diterima untuk mengizinkan tindakan anti-Islam ini dengan dalih kebebasan berekspresi,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal