Kurung 3.000 Warga di Apartemen terkait Covid, Otoritas Kesehatan Australia Dituduh Langgar HAM

Anton Suhartono
Pemerintah Victoria dituduh melanggar HAM terkait karantina terhadap sekitar 3.000 warga penghuni 9 menara apartemen pada Juli lalu (Ilustrasi, Foto: Reuters)

Beberapa warga dibiarkan tanpa bisa mengakses makanan dan obat-obatan, sementara banyak warga lainnya harus menunggu lebih dari sepekan untuk diizinkan keluar.

Pemerintah negara bagian mengakui kesalahan, namun berdalih keputusan itu dibuat demi memastikan keselamatan warga.

"Kami tidak meminta maaf karena telah menyelamatkan nyawa orang," kata menteri perumahan Victoria, Richard Wynne.

Sejauh ini warga penghuni apartemen belum melakukan upaya hukum, namun dukungan dari Ombudsman ini bisa menjadi pembuka jalan untuk menggugat pemerintah setempat.

Victoria menerapkan lockdown total beberapa hari setelah pihak berwenang menutup apartemen tersebut dan ternyata efektif mencegah penyebaran. Sejak 48 hari terakhir tidak ada laporan kasus infeksi baru di Victoria.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal