Kurung 3.000 Warga di Apartemen terkait Covid, Otoritas Kesehatan Australia Dituduh Langgar HAM

Anton Suhartono
Pemerintah Victoria dituduh melanggar HAM terkait karantina terhadap sekitar 3.000 warga penghuni 9 menara apartemen pada Juli lalu (Ilustrasi, Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Negara Bagian Victoria, Australia, dituduh melanggar hak asasi manusia (HAM) saat menerapkan pembatasan di wilayah itu. Ini terkait dengan perintah larangan keluar bagi sekitar 3.000 warga di kompleks apartemen.

Ombudsman Victoria menyatakan, otoritas negara bagian mengarantina sembilan menara selama beberapa hari pada Juli lalu setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Anggota Ombudsman Victoria Deborah Glass mengatakan, pejabat otoritas kesehatan Victoria hanya memutuskan dalam 15 menit untuk menyetujui karantina kompleks apartemen tersebut.

"Penguncian yang tergesa-gesa tidak sesuai dengan hak asasi warga, termasuk hak mereka untuk mendapatkan perlakuan manusiawi dengan dirampas kebebasannya. Tindakan tersebut tampaknya bertentangan dengan hukum," katanya, dikutip dari Reuters, Kamis (17/12/2020).

Penghuni di delapan menara dikurung di apartemen masing-masing selama 5 hari, namun menara kesembilan, di mana kasus infeksinya paling tinggi, di-lockdown 2 pekan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

9 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

17 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

19 hari lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal