Kremlin: Rusia Pantau Program Militer Luar Angkasa AS

Anton Suhartono
Lembaga khusus Rusia memantau program militer luar angkasa Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Resolusi usulan Rusia itu mendesak semua negara untuk mencegah penempatan, ancaman, atau penggunaan senjata apa pun di luar angkasa selamanya.

Rusia mengajukan draf itu setelah pada bulan lalu memveto rancangan dari AS yang menyerukan negara-negara untuk mencegah perlombaan senjata di luar angkasa. Veto Rusia itu menimbulkan kecurigaan dari AS, apakah Negeri Beruang Merah itu menyembunyikan sesuatu.

“Kami berada di sini hari ini karena Rusia berupaya mengalihkan perhatian global dari pengembangan satelit baru yang membawa perangkat nuklir,” kata Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Robert Wood.

Dia juga menuduh Rusia meluncurkan satelit ke orbit rendah Bumi pada Kamis pekan lalu. AS curiga satelit itu adalah senjata anti-luar angkasa yang bisa menyerang satelit lain di orbit rendah Bumi.

“Rusia mengerahkan senjata antariksa terbaru ini ke orbit yang sama dengan (keberadaan) satelit pemerintah AS,” kata Wood, merujuk pada pernyataan dari Departemen Pertahanan AS (Pentagon).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 

57 tahun lalu

Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!

57 tahun lalu

Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya

57 tahun lalu

Intimidasi Iran, Trump Sebut Rudal AS Jatuh hanya 60 Km dari Ibu Kota Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal