Pengadilan di jantung Kota Seoul menjadi titik api seiring dengan demonstrasi hampir setiap hari. Polisi memutuskan untuk menutup jalan-jalan utama sejak Selasa (1/4/2025) guna mencegah kemungkinan bentrokan.
"Situasinya menjadi lebih serius dari sebelumnya," kata Lee Ho Young, penjabat kepala Badan Kepolisian Nasional, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/4/2025).
Ratusan ribu orang pendukung dan menentang Yoon turun ke jalan-jalan Seoul setiap akhir pekan. Para pendukung garis keras di kedua belah mendirikan tenda dan melakukan protes sepanjang malam.
Polisi khawatir putusan apa pun yang diumumkan hakim, menolak atau menerima pemakzulan, akan memicu bentrokan.
Para pendukung Yoon menyerbu pengadilan pada Januari setelah seorang hakim memperpanjang penahanan Yoon. Dia kemudian dibebaskan dari tahanan atas dasar prosedural.