Korea Utara Terus Kembangkan Senjata Nuklir dan Rudal Balistik meski Rakyat Kelaparan

Anton Suhartono
Korea Utara terus mengembangkan senjata nuklir dan rudal balistik pada semester pertama 2021 (Foto: Reuters)

Pada Juni, pemimpin Korut Kim Jong Un mengatakan, negara menghadapi situasi pangan yang tegang dan sangat mengandalkan hasil panen tahun ini.

Korut dijatuhi sanksi PBB sejak 2006 terkait program nuklir dan rudal balistiknya. Sejak itu Dewan Keamanan PBB terus menambah sanksi dengan tujuan memangkas pendanaan untuk program-program tersebut.

Di antara sanksi yang dijatuhkan adalah larangan ekspor batu bara dan komoditas lain serta impor minyak. 

"Ekspor batu bara DPRK dan komoditas lain yang terdampak sanksi terus berlanjut, tapi pada tingkat yang jauh berkurang. Impor minyak yang dilaporkan ke tim panel turun secara drastis pada paruh pertama tahun ini," demikian isi laporan.

Duta Besar Korut untuk PBB belum merespons laporan terbaru tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Prabowo: Kalau Indonesia Lapar, Saya Tanggung Jawab!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal