Korea Utara Dilaporkan Tembak Mati Pejabatnya yang Kabur dari Karatina Virus Korona

Nathania Riris Michico
Anak-anak mengenakan masker di Pyongyang, Korut. (FOTO: AFP)

Beberapa media Korea Selatan melaporkan beberapa kasus virus korona dan kemungkinan kematian penyakit itu di Korea Utara. Namun pejabat Organisasi Kesehatan Dunia yang berpusat di Pyongyang mengatakan kepada Voice of America bahwa mereka belum diberitahu tentang kasus korona yang dikonfirmasi.

Korut tetap bersikeras tidak ada kasus virus korona di perbatasannya, meskipun para ahli di luar negara komunis itu -yang berbagi perbatasan sepanjang 880 mil dengan China- memenuhi pernyataan dengan dosis skeptisisme yang sehat.

"Pihak berwenang Korea Utara mengatakan kepada FAO bahwa tidak ada kasus virus korona baru, tetapi kami curiga terhadap klaim tersebut," kata Bir Mandal dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB kepada Korea Biomed, The Mirror melaporkan.

Harry Kazianis, direktur studi Korea di Pusat Kepentingan Nasional, mengatakan kepada Fox News bahwa tidak mungkin Korea Utara tidak terkena dampak oleh virus korona.

"Mereka jelas berbohong karena mereka tidak ingin menunjukkan kelemahan atau bahwa ada ancaman terhadap rezim," kata Kazianis.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Korut Eksekusi 358 Orang Selama Kim Jong Un Berkuasa, termasuk Penyebar Drakor dan K-pop

57 tahun lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal